by

Filosofi Hidup Positif Dari Pelatih Meningkatkan Performa Chelsea

Filosofi Hidup Positif Dari Pelatih Meningkatkan Performa Chelsea

Juniorbola – Cap tukang diving mulai membuat kapten Brasil, Neymar, merasa gerah. Pemain termahal dalam dunia itu juga minta pada semua bagian sepak bola untuk tidak lagi menyisipkan status itu untuk dirinya. Filosofi Hidup Positif Dari Pelatih Meningkatkan Performa Chelsea

Filosofi Hidup Positif Dari Pelatih Meningkatkan Performa Chelsea

Sebutan tukang diving sering ditujukan pada Neymar bahkan juga semenjak dirinya masih membela Barcelona dahulu. Serta performnya di Piala Dunia 2018 lalu membuatnya makin akrab dengan julukan tersebut.

Publik juga masih dapat mengingat bagaimana legenda Prancis, Eric Cantona, melayangkan kritikan pada tindakan teatrikal sang striker. Melalui satu video, ia memvisualisasikan Neymar seperti satu koper berwarna kuning yang dapat berputar.

Dalam pertandingan eksperimen menantang El Salvador hari Rabu (12/9) barusan, Neymar diganjar kartu kuning karena dipandang lakukan diving di kotak penalti. Buat pemain termahal dalam dunia itu, hukuman tersebut tidak patut disematkan kepadanya.

Ia juga makin jengkel karena sebutan tukang diving seakan tidak dapat terlepas darinya. Oleh karena itu, ia minta semua bagian sepak bola untuk tidak menganggap seperti itu lagi di masa datang.

“Saya tidak tahu apakah yang mesti dikerjakan untuk hidup dengan reputasi ini, tidak mungkin saya akan bertahan dengan situasi begini. Saya fikir ini mesti disudahi,” tutur Neymar pada Globo Esporte.

“Tapi semua tidak bergantung pada saya, begitu banyak sampai saya tidak dapat berkata apa-apa. Saya pergi dengan style sepak bola saya. Ini bentuk minimnya perasaan hormat, tidak cuma untuk saya saja, tapi juga rekan-rekan,” lanjutnya.

Neymar juga mengarahkan perhatiannya pada sang wasit, Jair Marrufo, yang mengganjarnya dengan kartu kuning pada laga barusan. Baginya, hukuman tersebut tidak butuh dikasihkan kepadanya.

“Bermain dengan kartu kuning itu susah. Dia hadir ke sini untuk pimpin pertandingan timnas Brasil, dan dia lakukan itu… Saya tidak meyakini itu pas,” imbuhnya.

“Jika dia tidak ingin memberi penalti, tidak masalah, Tetapi tidak butuh sampai memberi kartu,” tutupnya.

Laga itu sendiri selesai dengan kemenangan mutlak Brasil 5-0. Neymar ikut membubuhkan namanya di papan score bersama dengan Richarlison, Philippe Coutinho, dan juga Marquinhos.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed