by

Pengadilan Arbitrasi Olahraga Cabut Larangan Bermain Rossoneri

Pengadilan Arbitrasi Olahraga Cabut Larangan Bermain Rossoneri

Juniorbola – Kabar gembira untuk AC Milan! Raksasa Liga Italia itu boleh main di laga-laga Eropa musim ini setelah hukuman yang dijatuhkan UEFA dicabut sebagian oleh Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Pengadilan Arbitrasi Olahraga Cabut Larangan Bermain Rossoneri

Pengadilan Arbitrasi Olahraga Cabut Larangan Bermain Rossoneri

UEFA menjatuhkan hukuman skorsing satu tahun tak boleh berpartisipasi di kompetisi Eropa setelah menilai AC Milan melanggar aturan mendasar Financial Fair Play untuk mencapai titik impas dari sisi keuangan, setelah menghabiskan Rp 3,8 Trilyun hanya untuk transfer masuk pemain.

Namun Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) mencabut sebagian hukuman itu seusai banding klub dan meminta UEFA untuk menjatuhkan “hukuman yang lebih proporsional”.

Raksasa Liga Italia tersebut kini bebas untuk bermain di Liga Europa musim ini. Mereka lolos ke babak grup kompetisi setelah finish di urutan keenam klasemen Serie A.

Klub Italia itu dimiliki oleh mantan perdana menteri Italia Silvio Berlusconi sejak tahun 1986 sebelum akhirnya dijual ke konsorsium China seharga Rp 12,5 Trilyun pada April 2017.

Bianconeri kemudian menghabiskan 200 juta pound (setara Rp 3,8 Trilyun) untuk mendatangkan sejumlah pemain pada musim panas 2017, termasuk Leonardo Bonucci dari Juventus dan Andre Silva dari FC Porto. Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2002 klub melewati batas transfer 30 juta pound untuk seorang pemain.

CAS mengatakan, bahwa sementara UEFA benar dalam memutuskan Milan telah gagal memenuhi aturan soal keseimbangan belanja dan pendapatan, “beberapa elemen penting belum dinilai secara benar … atau tidak dapat dinilai dengan benar” ketika keputusan dibuat.

Dikatakan bahwa situasi keuangan klub sekarang lebih baik. Aturan Financial Fair Play dari UEFA diterbitkan guna mencegah klub terbelit utang, dan mereka bisa dijatuhi hukuman jika mereka menghabiskan lebih banyak uang daripada yang mereka dapat hasilkan dalam satu musim. Sanksi untuk pelanggaran aturan ini berkisar dari peringatan dan teguran sampai pengurangan poin dan embargo transfer.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed